Bupivakain

Bupivakain. Sediaan :  injeksi 5 mg/mL (p.v.). Faskes : 2, 3. Kelebihan utama bupivakain dibanding anestetik lokal lain adalah kerja yang lebih lama. Mula kerjanya lebih lambat, dibutuhkan sampai 30 menit untuk mencapai efeknya secara penuh. Sering digunakan untuk blokade lumbar epidural dan secara khusus sesuai untuk analgesik epidural yang terus menerus pada proses melahirkan.…

Tramadol

Tramadol. Sediaan : Injeksi 50 mg/mL. Retriksi : Hanya untuk nyeri sedang sampai berat pasca operasiyang tidak dapat menggunakan analgesik oral. Pengguna : Faskes 2, 3.

Parasetamol

Parasetamol. Tablet 500 mg; Faskes 1, 2, dan 3.Sirup  120 mg/5 mL; Faskes 1, 2, dan 3.Tetes 60 mg/0,6 mL; Faskes 1, 2, dan 3.Drips (infus) 1000 mg/100 mL; Hanya untuk pasien ICU yang memerlukan antipiretik berkelanjutan. Khusus untuk Faskes 3.

Natrium Diklofenak

  Natrium Diklofenak. Sediaan : 1. tab 25 mg. 2. tab 50 mg. Pengguna : Faskes 1, Faskes 2, Faskes 3. Natrium diklofenak adalah obat antinflamasi non-steroid (OAINS/NSAID) yang digunakan untuk mengobati peradangan dan rasa sakit atau nyeri, terutama sakit yang berhubungan dengan nyeri sendi atau arthritis. Sumber: Natrium Diklofenak – Mediskus.  

ketorolak

Ketorolak. Sediaan : inj 30 mg/ml.   Retriksi : Untuk nyeri sedang sampai berat untuk pasien yang  tidak dapat menggunakan analgetik secara oral.  Pemberian maksimal 2 hari. Pengguna : Faskes 2, Faskes 3.    

Ketoprofen

Ketoprofen. Sediaan :  sup 100 mg. Retriksi : Untuk nyeri sedang sampai berat pada pasien yang tidak dapat menggunakan analgetik secara oral. Pemberian maksimal 3 hari. Pengguna : Faskes 2, Faskes 3.